Tuesday, 10 January 2012

Pseudo-code

  • Pseudo-code adalah kode tanda yang menyerupai (pseudo) atau merupakan penjelasan cara menyelesaikan suatu masalah.
  • Pseudo-code sering digunakan oleh seseorang untuk menuliskan algoritma dari suatu permasalahan.
  • Pseudo-code berisikan langkah-langkah untuk menyelsaikan suatu permasalahan (hampir sama dengan algoritma), hanya saja bentuknya sedikit berbeda dari algortima.
  • Pseudo-code menggunakan bahasa yang hampir menyerupai bahasa pemrograman. Selain itu biasanya pseudo-code menggunakan bahasa yang mudah dipahami secara universal dan juga lebih ringkas dari pada algoritma.
  • Beda antara algoritma dan pseudo-code
    • Contoh Algoritma mencari luas persegi panjang :
Algoritma
Pseudo-code
Masukkan panjang
Input panjang
Masukkan lebar
Input lebar
Nilai luas adalah panjang x lebar
Luas < panjang x lebar
Tampilkan luas
Print luas
    • Contoh lain
Algoritma
Pseudo-code
Jika sudah selesai, cetak infoice
IF KONDISI_SELESAI = “DONE” THEN PRINT INVOICE
Nilai A dibagi dengan 2
A ← A / 2
Jika nilai A lebih besar dari 2 maka nilai A dikalikan 3
IF A > 2 THEN A ← A X 3
Dari dua bilangan A dan B, cari bilangan yang terbesar
IF A > B THEN PRINT A ELSE PRINT B
Masukka semua mata kuliah yang ingin diambil pada semester ini
DARI MATKUL = 0 SAMPAI MATKUL <= MATKUL_DIINGINKAN, MASUKAN DATA MATKUL
  • Sebenarnya tdak ada aturan mengikat tentang penulisan algoritma dan pseudo-code, karena guna kedua hal ini adalah untuk memudahkan seseorang untuk menggambarkan urutan suatu kejadian. Biasanya untuk para programmer, guna kedua hal ini adalah sebagai dasar alur pembuatan program. Dimana dapat merepresentasikan alur cerita dari client tentang kebutuhan dasar dari sebuah perogram, sehingga lebih mudah untuk dipahami.
  • Pseudo-code bisa dikatakan juga sebagai algoritma yang sudah sediit digabungkan dengan bahasa pemrograman yang akan digunakan.

No comments:

Post a Comment